Image of EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL DENGAN TINJAUAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTs DARUL A’MAL TP 2017/2018

Text

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL DENGAN TINJAUAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTs DARUL A’MAL TP 2017/2018



ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang eksperimentasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan tinjauan motivasi belajar pada materi sisitem persamaan linier dua variabel terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini manrik untuk dibahas dalam penerapan model pembelajaran yang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. pemberian model jigsaw ini adalah umumnya (pembelajaran langsung), sehingga siswa memiliki semangat dan motivasi untuk belajar dengan sungguh-sungguh.
Tujuan penelitian adalah untu mengetahui : (1) Manakah yang menghasilkan prestasi belajar lebi baik anatara model kooperatif jigsaw atau model pembelajaran langsung, (2) manakah yang menghailkan prestasi belajar lebih bain ntara siswa yang memiliki motivasi belajar matematika tinggi, sedang atau rendah. (3) Apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar matematika siswa.
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2x3. populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Darul A'mal, melalui cluster random sampling diperoleh kelas VIII MTs Darul A’mal, dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tesprestasi belajar matematika dan angket motivasi belajar matematika. Sebelum instrumen digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji coba instrumen. Angket motivasi belajar di uji konsistensi internal dan reliabilitas. Dengan rumus alpha diperoleh reliabilitas tes prestasi 0,92 dan motivasi belajar 0,94. Uji keseimbangan menggunakan uji-t dan uji prasyarat menggunakan uji normalitas dengan homogenitas. Uji hipotesis menggunakan ANAVA dua jalan sel tak sama.
Hasil penelitian : (1) Fobs 4,25 merupakan anggota DK (F I F > 4,09) sehingga Ho ditolak. Berarti terdapat perbedaan prestasi antara siswa yang diajar dengan pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw memiliki rerata 75,87 dan model langsung memiliki rerata 71,59. Jadi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw menghasilkan prestasi belajar lebih baiuk daripada model langsung, (2) Fobs 71,12 merupakan anggota DK (F I F > 3, 24) sehingga Ho ditolak. Berarti kategori motivasi belajar tinggi, sedag dan rendah memberikan efek yang berbeda terhadap prestasi belajara siswa. Motivasi belajar tinggi memiliki rerata 87,73, motivasi belajar sedang memiliki rerata 76,25, dan motivasi belajar rendah memiliki rerata 59,29. Sehu=ingga siswa dengan motivasi belajar tinggi lebih tinggi leabih baik daripada siswa dengan motivasi belajar sedang dan rendah. (3) Fobs 1,02 bukan anggota DK (F I F > 3, 24) sehingga Ho diterima. Berarti tidak ada interaksi antara model pembelajaran dengan memotivasi belajar siswa.


Ketersediaan

2018h007.1S 001.4 USW EIAIMNU Metro Lampung (001-099)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
S 001.4 USW E
Penerbit IAIM NU METRO : Metro Lampung.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya