Image of Implementasi Pembiayaan Murabahah Dengan Sistem Wakalah

Text

Implementasi Pembiayaan Murabahah Dengan Sistem Wakalah



ABSTRAK
IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN MURABAHAH DENGAN SISTEM
WAKALAH (Studi Kasus di PT. BPRS Rajasa Bandar Jaya 2017)
Oleh:
JUWITA SARI
NPM 13130021
PT. BPRS Rajasa Bandar Jaya adalah salah satu bank pengkreditan rakyat
yang memberikan berbagai macam pilihan untuk akad pembiayaan, salah satunya
adalah pembiayaan murabahah. Pembiayaan murabahah perjanjian jual beli barang
pada harga asal ditambah dengan tambahan keuntungan yang telah disepakati.
Pembiayaan ini adalah yang paling popular, karena lebih menguntungkan bagi
nasabah. Transaksi murabahah yang dilakukan oleh bank syari‟ah, bank sebagai
penjual harus menyediakan barang untuk dilakukan jual beli dengan nasabah, yang
diterima oleh nasabah adalah asset dan jual beli yang dilakukan. Namun dalam
prakteknya bank tidak secara langsung membeli asset, melainkan memberi kuasa
wakalah kepada nasabah. Wakalah, yaitu upaya pemberian kekuasaan pada nasabah
untuk membeli barang yang diinginkan secara mandiri.
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka dapat
dirumuskan permasalahan sebagai berikut: “Bagaimana Implementasi Pembiayaan
Murabahah Dengan Sistem Wakalah di BPRS Rajasa Bandar Jaya? Sedangkan
tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembiayaan Murabahah Dengan
Sistem Wakalah di BPRS Rajasa Bandar Jaya.
Sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya
adalah penelitian lapangan. Pengumpulan data ini menggunakan metode observasi,
wawancara / interview dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik data
kualitatif dengan menggunakan pola berfikir induktif.
Hasil dari penelitian ini adalah Sistem wakalah yang ada pada PT. BPRS
Rajasa Bandar Jaya yang melakukannya haruslah orang yang cakap hukum, bukan
anak yang mumayyiz dan bukan orang gila. Dalam sistem wakalah pihak yang
mewakili dapat mengerjakan tugaas yang diwakilkan kepadanya, dalam hal ini
pihak yang mewakili di PT. BPRS Rajasa Bandar Jaya telah mampu membeli
barang sesui kesepakatan pada saat akad wakalah. Barang yang diperjualbelikan
adalah barang yang halal, baik cara memperolehnya maupun jenisnya. Apabila
spesifikasi barang dan harga sudah jelas, maka bank melakukan rapat komite
pembiayaan untuk menyetujui melakukan pembelian barang kepada nasabah (akad
wakalah), yang kemudian diiringi dengan survey kedua yaitu pengecekan barang
dan nota pembelian apakah telah sesuai dengan perjanjian yang ada di PT. BPRS
Rajasa Bandar Jaya, apabila telah sesuai maka kedua belah pihak melakukan akad
murabahah. Agar selalu senatiasa memperkenalkan produk-produk yang ada di PT.
BPRS Rajasa Bandar Jaya agar masyarakat lebih mengenal produk-produk apa saja
yang ada di PT. BPRS Rajasa Bandar Jaya.


Ketersediaan

2018h0027.1S 001.4 JUW IIAIMNU Metro Lampung (001-099)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
S 001.4 JUW I
Penerbit IAIM NU METRO : Metro Lampung.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya